Tuesday, 16 August 2011

Teruntuk wanita yang telah melukai hatiku

Ketika Allah menciptakan manusia dengan dua telinga, dua mata dan dua tangan. Allah menginginkan kita agar kita lebih banyak mendengar, lebih banyak melihat, dan lebih banyak berbuat. Pernahkah dalam hatimu terbesit sebuah tanya lalu kenapa Allah hanya menciptakan kita satu mulut? Bahkan pernahkah kau mendengar tentang riwayat apabila kelak nanti kita diadili oleh sang maha adil, mulut kita pun akan tertutup dan terkunci rapat? Bukan tanpa alasan Allah melakukan itu.
Ya, seperti yang kita sama-sama tahu, dari mulutlah surga akan tercipta, dan dari mulutlah bencana dan neraka tercipta. Mulut mampu membuai setiap orang dengan lantunan manis yang terucap. Tapi mulut juga mampu memberikan luka, layaknya luka yang telah kau ciptakan ini.
Bukan, aku bukan Fatimah Azzahra, aku juga bukan wanita hebat yang mampu besabar dengan ribuan cacian yang di lontarkan orang lain.
Temanku sesama muslim, bukankah kau juga tahu menyakiti hati perempuan lain yang juga sesama muslim itu dilarang? Lalu kenapa kau lakukan itu?
Yang berhak menilaiku bukan lah kamu, tapi Allah.
Teman ijinkan aku memberikanmu sebuah alasan.
Allah menciptakan seluruh apa yang telah kita miliki saat ini adalah bukan untuk mencaci, mencemooh, memaki atau pun mengumpat. Sesungguhnya hal-hal yang demikian itu hal yang sangat Dia benci.
Aku bukanlah wanita sempurna layaknya engkau pun juga. Aku juga memiliki beribu kekhilafan yang mungkin tak terlihat.
Tapi apabila aku dapat meminta, janganlah lagi kau maki wanita lain, yang dia adalah sahabatmu sesama muslim.
Maaf apabila sepercik kalimat-kalimat yang telah terangkai ini melukai hatimu. Semoga Allah tetap menjagamu di setiap langkahmu, amiin

rustin

2 comments:

  1. karena....semua yg keluar dari mulut hanya satu tujuan..kebenaran.,.,seburuk dan sepahit apapun itu.

    ReplyDelete