Thursday, 31 May 2012

curhat (lagi)

tiba-tiba aja, ada yang bilang aku berubah. "sepertinya tidak." dua kata untukku cukup mewakili jawabanku. pesan singkat namanya, tak perlu panjang lebar untuk kuungkapkan apa yang seharusnya. sesuai konten, aku memakainya, ini sekenanya, bukan begitu makna layanan pesan singkat di setiap telepon seluler? 
anggap saja ini curhatan, tapi ya memang begitu adanya. mau disimak monggo, mau di skip juga monggo... 
tapi untukku sahabat adalah seseorang yang tak kembali hanya saat ia ingin kembali bukan? sahabat adalah hubungan antara dua makhluk, sama-sama membutuhkan, bukan untuk memanfaatkan. mengerti satu sama lain memang kuncinya, tak melulu hanya kamu yang ingin di mengerti. sahabat adalah kami, bukan lagi kau dan aku. 
ah, apa dan siapa itu sahabat aku pun belum paham betul, tapi aku tak mampu menyebutnya seorang sahabat, ketika ia kembali namun tak mengetahui apa alasan ia pernah pergi. aku sahabatmu, tapi bukan sekadar tempat persinggahanmu. kecewa? ya memang, sahabat boleh merasa kecewa bukan? :) 

Sunday, 13 May 2012

rindu

malam telah menyapa dalam ranumnya bibirmu. senyap, walau dalam keramaian. matamu kosong membelalak diantara ruang yang dihuni ratusan manusia ini. aku hanya menatapnya dari jauh, mendekatinya pun tak mungkin rasanya. 

wanita cantik itu adalah wanita yang paling kucintai, istriku. walau telah satu bulan kutinggalkan, kecantikannya tak memudar sedikitpun, meskipun air mata sesekali melintas di pipinya yang merona. 
"Ah, aku rindu mengecup pipinya itu," gumamku.

Thursday, 3 May 2012

sebuah nama, sebuah cerita

hampir tiga tahun lalu, kami sempat duduk bersama, tersenyum bersama, bahkan juga tertawa bersama. memandang lurus ke depan, penuh harapan dalam menggapai cita. 

"Remaja Islam Al-Mubahah, sepertinya itu cocok jadi nama organisasi kita," seseorang dari kami menyerukan hal itu. 
"Artinya?" tanyaku polos.
"Al-Mubahah itu artinya kebanggaan. kita semua yang disini kan berharap bisa jadi kebanggaan, baik orang tua maupun masyarakat lingkungan ini kan?" 

berjuta harapan kami lambungkan ke angkasa, berharap langit mendengar riuh doa kami saat itu. 20 Mei 2009 menjadi awal jejak langkah kami. hampir dua tahun berlalu semua pun terlihat sempurna, tanpa celah sama sekali. kami semakin membusungkan dada, tidak ada satu pun event islami kami lewatkan, PHBI Isra Mi'raj sempurna kami lewati. namun tak selamanya kemujuran mengikuti kami yang telah dibutakan kesombongan.