Thursday, 3 May 2012

sebuah nama, sebuah cerita

hampir tiga tahun lalu, kami sempat duduk bersama, tersenyum bersama, bahkan juga tertawa bersama. memandang lurus ke depan, penuh harapan dalam menggapai cita. 

"Remaja Islam Al-Mubahah, sepertinya itu cocok jadi nama organisasi kita," seseorang dari kami menyerukan hal itu. 
"Artinya?" tanyaku polos.
"Al-Mubahah itu artinya kebanggaan. kita semua yang disini kan berharap bisa jadi kebanggaan, baik orang tua maupun masyarakat lingkungan ini kan?" 

berjuta harapan kami lambungkan ke angkasa, berharap langit mendengar riuh doa kami saat itu. 20 Mei 2009 menjadi awal jejak langkah kami. hampir dua tahun berlalu semua pun terlihat sempurna, tanpa celah sama sekali. kami semakin membusungkan dada, tidak ada satu pun event islami kami lewatkan, PHBI Isra Mi'raj sempurna kami lewati. namun tak selamanya kemujuran mengikuti kami yang telah dibutakan kesombongan. 

kami hancur tepat setelah kegiatan ramadhan di tahun 2011, semua yang telah kami bangun hancur tanpa sisa. kami meninggalkan tempat yang telah menjadi rumah untuk kami, tak kembali sampai akhirnya kami resmi dibubarkan. tak sedikit orang yang tertawa ketika mengetahui semua telah berakhir, namun juga tak sedikit pula yang menangisinya. 

kami tetap berkumpul, keadaan semakin erat. kami tak ingin menyalahkan siapa pun, tapi kami tahu siapa yang menyebabkan semua menjadi sekacau ini. minggu demi minggu kami lalui tanpa kegiatan rutin mengaji, terkadang kami malu, apa seperti ini wajah pemuda/pemudi? apakah harus sebuah organisasi pengajian bubar? rasanya tak umum. 

seiring berjalannya waktu, saat berkumpul kami sempatkan membahas cita-cita untuk kembali membentuk yang telah terkubur, walau kadang ragu menyisipi hati namun atas dasar keyakinan dan keinginan yang kuat, kami berharap semua seperti yang kami harapkan. menuntut ilmu kembali bersama di majlis ta'lim. 

hari itu, tepat tanggal 2 mei 2012, hari pendidikan nasional di indonesia. kami berkumpul kembali bersama, dengan senyuman yang kembali sumringah. tak banyak harapan yang kami lambungkan, hanya doa semoga Allah senantiasa menjaga kami dalam kebersamaan, agar kami tetap mampu menggali ilmu menuju jalan yang di ridhai-Nya. 

kami tak pernah menyesali akan apa yang telah terjadi, kami lebih merasa beruntung diberi kesempatan merasakan kegagalan, hingga kami mengetahui sejauh mana langkah yang telah kami capai. 

kini, kami tak banyak berubah, hanya seorang yang dulu tak kenal letih membimbing kami mundur teratur dari kami. kami tak mencoba mencegahnya. 

walau tak berganti nama baru, hanya membubuhkan sebuah identitas tempat pada nama organisasi kami, tapi kami ingin tampil menjadi yang baru, menjadi yang lebih baik. semoga selalu dimudahkan dalam setiap langkah kami, amiinn... 

2 comments:

  1. hal itu akan terkenang selalu dalam benakmu,,,

    http://drinfoblogs.blogspot.com/2012/05/perempuan-diantara-angel-dan-demon.html

    ReplyDelete
  2. selalu dan tak akan pernah hilang :)

    ReplyDelete