Sunday, 11 November 2012

sahabat (begitulah kusebut)


kami sahabat tanpa ada kata sepakat sebelumnya, ada kisah yang pernah terajut pada awalnya. kesamaan yang pernah menyatukan kita, entah kini masih atau sebaliknya. 
ah, harusnya kuperkenalkan dulu siapa saja mereka. 
(ki-ka) itu aku (rustin)revinariskarissa (acil). mereka teman seperjuangan semasa kuliah, ya sampai saat ini sejak awal kami menjejakkan kaki di kampus tercinta. 
ini adalah kisah bahagia tentang kami penciptanya. senyum-senyum itu selalu 'kan terkenang di hati yang dalam. 

entah apa kami pantas mempertanyakan atas persahabatan ini, sedangkan sejak awal tak pernah menjadi pertanyaan. mungkin hanya sebuah kesepakatan dalam komitmen agar tak ada yang dilupakan dan ditinggalkan, serta kehilangan. karena kami sadar betul tak ada kehilangan yang baik-baik saja. 
selain keluarga, merekalah yang aku punya, harta yang sangat berharga. ketika kehilangan akan ada yang menguras habis air mata, luka seperti ditusuk pisau, perih yang tak bertepi. 
bukan, ini cerita bahagia harusnya tak ada luka yang tercipta. ini hanya sebuah pelajaran untuk mereka yang berniat meninggalkan, karena kami -sahabatnya- tetap di sini setia menanti, dengan senyum dan wajah bahagia yang sama saat pertama kali bertemu dulu. 
kami sahabat yang saling berjanji tanpa terucap, akan saling setia menemani, dalam suka maupun duka, kami keluarga. 
apa yang kan terjadi suatu saat nanti diantara kami, tak akan mengubah kasih dan sayang yang telah tercipta. 
bila satu diantara kita melangkahkan kaki menjauh pergi, meninggalkan kami yang lain, itulah kehidupan. tak selamanya semua berjalan seperti yang kita mau, walau kebersamaan adalah kebahagiaan namun inilah yang harus dilakukan, penerimaan seperti itu persahabatan. 
tulisan ini kacau, entah apa yang kuceritakan di dalamnya. hanya ada sedikit pesan, tolong jangan lupakan. 

with love, 
rustin..









2 comments: