Wednesday, 14 August 2013

Dearest, R

Menunggu, apa ada hal lain yang mampu kulakukan selain itu? Sayangnya tidak.
Hampir setengah hari aku menunggunya, menunggu delivery report atas pesan yang kukirimkan padanya. Sudah hampir sembilan jam aku menunggunya, entah berapa jam lagi aku harus merasakan rasa gelisah, takut, dan rasa hampir kehilangan ini. Aku harap dia punya alasan yang mampu mengubur rasa kecewa ini semuanya.
R, entah apa maksud dari semua ini, bila saja kau ingin kupergi katakanlah. Apa aku pernah menolak permintaanmu?
Sembilan jam ini aku melakukan hal yang kubosan di hari yang sama. Meneleponmu, meninggalkan pesan. Meneleponmu, disambut operator. Mengirimkanmu pesan, tak juga ada yang terkirim. Semua berulang dan kuulang dengan sabar. Menunggu salah satu terkirim atau menunggu kabar darimu. Apa ada hal yang lebih menyakitkan dari ini?
Aku pikir cinta itu menyenangkan, membuat hatiku senang, dan selalu senyum yang ditawarkan. Oh, aku tak memikirkan resiko dari rindu, rindu yang kini menghukumku dan tak pernah membantuku untuk pindah dari luka hari ini.
Apa aku telah kehilanganmu? Entahlah, mungkin akan kudapatkan jawaban itu beberapa jam ke depan. Aku harap kamu mampu merasakan apa yang tengah kurasakan hari ini.
I Miss You So Much, R.



rustin-

No comments:

Post a Comment