Thursday, 17 April 2014

Malam di 17 april

Malam ini kembali terulang, entah apa yang sebenarnya diinginkan rembulan. Apa benar, kata rindu yang bersautan sungguh diinginkannya?
Malam, aku lelah. Lelah bertaruh rindu setiap hari. Adakah kamu sadari, sederet kata yang berarti 'juga' tak serta-merta menjadikan itu sebagai kemenanganku?
Tapi engkau semakin menyeretku lebih jauh, jatuh, dalam mencintaimu.
Apa kamu belum puas melihatku tersungkur kesakitan menahan rindu, melupakan segala ego untuk tidak menyapamu.
Tidakkah kau puas, memainkan deret kata yang masih berarti 'juga'.
Entah hal apa yang buatku seharusnya menyadari; mungkin
Ketika aku bilang rindu, sebenarnya tak ada rindu untukku.
Arti 'juga' hanyalah kamuflase perihal kamu yang selalu menjagaku.
Peduli apa tentang aku? Berhentilah menjagaku.
Katakan bila 'tidak' adalah arti yang sebenarnya.

"Aku merindukanmu, malam."

No comments:

Post a Comment